Monday, October 21, 2019
Masuknya Nadiem Makarim di Kabinet akan Undang Banyak Investasi di Indonesia
JAKARTA - Chief Economist BCA David E Sumual merespons positif masuknya Pendiri GOJEK Nadiem Makarim ke Kabinet Kerja Jilid II.
Dia menilai Nadiem sebagai sosok yang paham dunia bisnis. Alhasil, Nadiem diharapkan bisa mendorong perubahan paradigma dalam transaksi ekonomi ke depannya.
”Dia kan terbilang berhasil dengan platform transaksi digital lewat GoPay. Jadi saya adanya Nadiem akan membuat penggunaan IT (informasi dan teknologi) dalam pengembangan strategi ekonomi digital,” ujar David.
David juga berharap Nadiem dapat memberikan terobosan dalam birokrasi yang selama ini dinilai masih menyulitkan dunia usaha di Indonesia.
Sudah menjadi rahasia umum birokrasi di sini rumit. Perlu orang yang paham memanfaatkan teknologi sehingga mempermudah birokrasi dalam hubungannya dengan dunia usaha,” papar dia.
Lebih jauh David menyinggung kehadiran Nadiem dalam kabinet akan mengundang investasi yang lebih banyak ke Indonesia.
”Dia terbukti berhasil mengundang investasi global ke perusahaan yang dirintisnya. Ini bisa menjadi contoh dalam pengembangan dan dia juga sudah punya jaringan investor yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor lain yang bukan hanya startup,” ujarnya.
Nadiem, lanjut David, dapat membantu perubahan untuk memudahkan dunia usaha dalam berbagai hal. Misalnya saja izin usaha yang selama ini dinilai masih belum akomodif terhadap pengusaha.
Sumber : www.tribunnews.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
KPK Akan Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Sofyan Basir
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan kasasi atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang memvonis ...
-
- Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto ditusuk oleh orang tak di kenal pada Kamis (10/10/2019). Kejadian ...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memastikan hanya sebagian kecil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan dalam peminda...
-
JAKARTA - Menanggapi hasil itjimak ulama IV terkait mewujudkan NKRI bersyariah, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat tidak perl...

No comments:
Post a Comment