Chat with us, powered by LiveChat
Showing posts with label OLAHRAGA. Show all posts
Showing posts with label OLAHRAGA. Show all posts

Sunday, November 3, 2019

Enam Tim Balap Kemalingan Ketika Lakoni Seri Balap MotoGP Malaysia


- Enam tim balap yang tampil dalam seri MotoGP Malaysia mengalami nasib nahas ketika perlengkapan mereka dibobol pencuri.

Masalah keamanan menjadi rapor buruk dalam pagelaran seri balap MotoGP Malaysia 2019 setelah enam tim balap menjadi korban pencurian.

Enam tim tersebut adalah Gaviota Angel Nieto (Moto3 dan Moto2), BOE Skull Rider Mugen Race (Moto3), CIP Green Power (Moto3), Reale Avintia Arizona 77 (Moto3), Red Bull KTM Ajo (Moto3).

Posisi garasi keenam tim itu memang lebih rawan karena tidak kebagian ruang paddock dan hanya berupa tenda yang ditempatkan di dekat area parkir mobil P1.

Manager Tim Angel Nieto, Gino Borsoi, mengaku bahwa timnya kehilangan banyak barang berharga akibat peristiwa pencurian tersebut.

"Kami kehilangan paket shock absorber Moto3, kaliper dan cakram rem, komputer, perkakas, pemanas, per garpu, dan shock absorber belakang," kata Borsoi, dilansir dari AS.

"Sebuah kerugian yang besar, kami mengharapkan respons dari pengelola sirkuit, sesuatu yang sudah kami bicarakan dengan IRTA (asosiasi tim balap MotoGP)."

Borsoi menambahkan bahwa tiga tahun yang lalu tim Angel Nieto mengalami kejadian serupa ketika tiga komputer mereka dibawa lari oleh maling.

Beruntung bagi tim yang semula bernama Aspar itu, mereka mendapat bantuan dari rivalnya, SKY Racing VR46, yang memberikan dua paket lengkap shock absorber Moto3.

Manajer tim bentukan Valentino Rossi itu mengaku tergerak memberi uluran tangan kepada Angel Nieto juga karena alasan pribadi.

"Bagaimana bisa saya tidak membantu mereka jika tim itu diberi nama ayah saya," kata pria bernama Pablo Nieto.

Adapun soal kerugian materiel, diperkirakan Borsoi berada di kisaran angka puluhan ribu euro.

Kita berbicara soal 40.000 atau 50.000 euro (sekitar 700 juta rupiah) untuk suku cadang, perkakas, dan komputer yang hilang," kata eks pembalap itu.

"Motornya sudah bisa dirakit dan lengkap, tetapi akan menjadi masalah ketika mengalami kerusakan yang signifikan," pungkasnya.

Sumber : www.bolasport.com

Saturday, November 2, 2019

Mochamad Iriawan Raih Suara Absolut Jadi Ketua Umum PSSI: Digendong Voters, Diselamati Rival


- Mochamad Iriawan alias Iwan Bule terpilih sebagai Ketua Umum dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang digelar hari ini.

PSSI menggelar Kongres Luar Biasa di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Hasil Kongres PSSI tersebut memilih Iwan Bule alias Mochamad Iriawan sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019-2023.

Iwan Bule unggul telak atas dua pesaingnya, Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.

Geger, Enam Caketum PSSI Keluar dari Ruangan Kongres, Mengaku Diusir

Mundur dari Pencalonan Ketum PSSI Jelang KLB PSSI, Bernhard Limbong: Saya Terlalu Sibuk

KLB PSSI 2019: Iwan Bule Bersitegang Dengan Vijaya Fitriyasa Sebelum Kongres Dimulai

Mochamad Iriawan Resmi Jadi Ketua Umum PSSI 2019-2023: Iwan Bule Dipilih 82 Voters

Mantan Kapolda Jawa Barat itu meraih 82 suara dari total 85 voters yang hadir ke Kongres PSSI.

Tiga voters memutuskan abstain alias tak memberikan hak suara, sementara satu tim tak ikut kongres (Persis Solo).

Dengan kata lain, Iwan Bule meraih suara absolut dan meninggalkan pesaingnya tanpa mendapat suara.

Sejatinya ada 11 caketum yang memperebutkan kursi Ketua Umum PSSI lewat KLB kali ini.

Akan tetapi, delapan caketum menarik diri sebelum kongres dimulai.

Fary Djemy Francis, Aven S Hinelo, Benny Erwin, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas Oktavianus memilih walk-out.

Keenam caketum itu merasa diusir oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha, saat hendak menyampaikan protes kepada FIFA.

Bernhard Limbong, caketum lainnya, bahkan lebih dulu menarik diri karena merasa tak sanggup memimpin PSSI di tengah kesibukannya sekarang.

Satu lagi caketum yang menarik diri adalah La Nyalla Mattalitti. Eks Ketua Umum PSSI periode 2012-2016 itu tak mau mengikuti KLB yang diragukan keabsahannya.

FARAHDILLA PUSPA /KOMPAS.COM
Menpora Zainudin Amali membuka kongres luar biasa PSSI yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 November 2019, di Shangri-La Hotel, Jakarta.
Menurut La Nyalla, KLB PSSI yang direstui FIFA harusnya digelar pada Januari 2020.

Selanjutnya Kongres PSSI dilanjutkan dengan agenda memilih Wakil Ketua Umum dan Anggota Komite Eksekutif (Exco).

Mochamad Iriawan Resmi Jadi Ketua Umum PSSI 2019-2023: Iwan Bule Dipilih 82 Voters

Mengetahui Iwan Bule menang mutlak dalam kongres, Rahim Soekasah yang juga menjadi calon Ketum PSSI mengatakan langsung mengucapkan selamat.

Ia pun mengakui kekalahannya dan berharap semua pihak yang kalah dalam Kongres pemilihan ini bisa menerima.

“Beliau sudah menang, harus suportif kita karena kita orang olahraga. Kalah ya kalah menang ya menang,” kata Rahim.

“Saya tadi langsung kasih selamat. Congrarulation ya Pak. Tadi pas menang beliau juga digendong voter,” sambungnya.

KLB PSSI 2019: Iwan Bule Bersitegang Dengan Vijaya Fitriyasa Sebelum Kongres Dimulai

Mochamad Iriawan Resmi Jadi Ketua Umum PSSI 2019-2023: Iwan Bule Dipilih 82 Voters

Rahim Soekasah berharap di bawah pimpinan Iwan Bule, PSSI bisa lebih baik lagi apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunai U-20 pada 2021 medatang.

Bahkan, ia sempat menceritakan bagaimana dirinya yang kala itu sebagai

ketua Badan Tim Nasional (BTN) juga turut mempersiapkan Timnas Indoensia.

“2021 kan piala duni U-20 di sini. Jadi disiapkan dari sekarang karena saya sudah alami waktu asian games 2006, U-24 ke belanda  latiahn fisiknya 3 bulan tapi ototnya malah keletihan jadi tidak bisa main satu tahun,” ujarnya.

Sumber : www.tribunnews.com

Monday, October 28, 2019

Bek Baru Manchester United Lepaskan Hampir Selusin Tekel Lawan Norwich


- Aaron Wan-Bissaka jadi 'tukang jagal' saat membantu Manchester United mengalahkan Norwich City pada laga pekan ke-10 Liga Inggris 2019-2020.

Performa apik Aaron Wan-Bissaka berujung pada kemenangan 3-1 Manchester United atas Norwich City di Carrow Road, Minggu (27/10/2019).

Tampil selama 90 menit, bek kanan asal Inggris itu mencatatkan 11 tekel sukses alias nyaris selusin.

Sudah cukup lama United tak melihat pemain garang seperti Bissaka.

Sebelum Bissaka, pemain Setan Merah yang sanggup melancarkan lebih dari 10 tekel dalam satu partai liga adalah Patrice Evra.

Evra melakukannya ketika berhadapan dengan Swansea pada 2012.

Bissaka sendiri berharga sangat mahal ketika mendarat di Old Trafford pada bursa musim panas 2019.

Ia menjadi bek termahal keenam dengan mahar 50 juta pounds (Rp 900 miliar).

sumber : www.bolasport.com

Thursday, October 24, 2019

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Garuda Muda Punya Modal Kuat Torehkan Prestasi


FIFA secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dalam FIFA Council Meeting di Shanghai, China, Kamis (24/10).

Dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20, Indonesia bersaing dengan Brazil dan Peru. "Selamat untuk Indonesia," kata Gianni Infantino mengakhiri pengumumannya.

"Alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil. Presentasi kita dinilai dan diterima baik oleh FIFA," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, tanggapi pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah seperti dikutip dari rilis resmi PSSI. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang membantu terwujudnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 di 2021 mendatang. "Ini merupakan momen bersejarah," ujarnya.

Merespon keputusan FIFA, Pengamat Sepak Bola Yusuf Kurniawan mengatakan bahwa hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Penyempurnaan infrastruktur menyongsong digelarnya Piala Dunia U-20 pada 2021 perlu segera dilakukan.

"Kalau jadi tuan rumah itu lapangan latihannya itu yang sulit bahkan Asian Games juga pengalaman kalau dari cabang sepak bola itu kasian itu peserta peserta tim sepak bola dari Asia nyari lapangannya sulit banget sampe di pelosok-pelosok gitu," ujarnya saat diwawancarai DW Indonesia.

Indonesia harus memantaskan diri
Lebih jauh, pria yang akrab dipanggil Yuke ini, mengatakan bahwa pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah membuka peluang bagi Timnas U-19 asuhan Fakhri Husaini untuk dapat berprestasi di Piala Dunia, namun harus dibuktikan lebih dulu lewat pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 tahun 2020 yang akan digelar di Jakarta 6 November mendatang. Seperti diketahui, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjadikan Piala Asia 2020 sebagai jalan menuju Piala Dunia U20 tahun 2021.

"Jangan cuma karena ini tiket gratis sebagai tuan rumah terus kita jadi lumbung gol gitu ya jangan juga," kata Yuke.

"Jadi memang harus pantas, oh memang pantas nih Timnas U-19 nya tampil di Piala Dunia," tambahnya.

Meski memiliki tanggung jawab besar, skuad garuda muda asuhan Fakhri Husaini dinilai memiliki modal kuat untuk tampil bagus di Piala Dunia 2020. Menurutnya, Timnas U-19 ini sudah disiapkan sejak masih tergabung dalam Timnas U-16 yang ia nilai memiliki kekompakan dan chemistry yang baik.

"Memang timnas asuhan coach Fakhri inilah sebetulnya yang diharapkan bisa berbicara lebih tinggi dibanding timnas usia lainnya," papar Yuke.

PSSI ia nilai harus menyiapkan semua program agar performa Timnas U-19 mencapai puncaknya pada 2021 mendatang, seperti melakukan visit ke luar negeri dan ikut turnamen dengan level Internasional. Selain itu, polemik kerusuhan yang kerap terjadi ia nilai perlu mendapatkan perhatian serius.

10 Stadion diajukan
Dalam video kampanye pemilihan tuan rumah Piala Dunia U-20 yang diunggah akun resmi PSSI di twitter, terdapat 10 stadion yang diajukan sebagai tempat berlangsungnya pertandingan. Yaitu :

1. Gelora Bung Karno, kapasitas 73.908 penonton

2. Stadion Pakansari Bogor, kapasitas 30.000 penonton

3. Stadion Manahan Surakarta, kapasitas 18.806 penonton

4. Stadion I Wayan Dipta di Bali, kapasitas 20.220 penonton

5. Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya, kapasitas 50.000 penonton

6. Stadion Mandala Kroda Yogyakarta, kapasitas 34.900 penonton

7. Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, kapasitas 23.000 penonton

8. Stadion Wibawa Mukti, kapasitas 30.000 penonton

9. Stadion Patriot Candrabhaga, kapasitas 30.000 penonton

10. Stadion Si Jalak Harupat, kapasitas 27.000 penonton

Indonesia sebelumnya telah sukses menyelengarakan beberapa event Internasional diantaranya, AFF Boys Championship U-16 pada tahun 2018, AFC Championship U-19 pada tahun 2018 dan Asian Games 2018.

sumber : www.tribunnews.com

Tuesday, October 15, 2019

Bukan Man United, Edinson Cavani Berniat Hengkang ke Juventus?


Penyerang timnas Uruguay, Edinson Cavani, kini hanya memiliki satu tahun kontrak bersama raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.

Dikabarkan bahwa Cavani bersama bek senior Brasil, Thiago Silva, bakal hengkang dengan status bebas transfer pada akhir musim 2019-2020.

Sebagai catatan, Cavani berhasil mengemas 195 gol dan 40 assist dari 283 penampilan di semua kompetisi.

Dilansir BolaSport.com dari Daily Mail, Cavani, yang sebelumnya sempat bermain di Liga Italia bersama Napoli dan Palermo, bersiap kembali ke Negeri Pizza tersebut.

Klub raksasa Italia, Juventus, diisukan menjadi rencana pelabuhan karier Cavani selanjutnya.

Daya tarik bernama Cristiano Ronaldo dikabarkan membuat penyerang berusia 32 tahun ingin bergabung ke Juventus.

Bahkan, menurut rumor yang beredar, demi dapat membentuk kumpulan bintang di lini depan Juventus, Cavani menolak Manchester United.

Meskipun lini depan Juventus kini penuh dengan penyerang top, ada satu tempat yang bisa dimasuki Cavani.

Hal itu disebabkan rencana hengkang penyerang Kroasia, Mario Mandzukic, pada Januari 2020.

Friday, October 11, 2019

Timnas Indonesia Kalah 0-5 dari UEA, Simon McMenemy Sebut Sebenarnya Skuad Garuda Punya Peluang


- Timnas Indonesia kalah 0-5 dari Uni Emirat Arab (UEA) pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Kamis (10/10/2019).

Pada laga yang dihelat di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, tersebut Ali Mabkhout menjadi aktor utama dalam kekalahan timnas Indonesia.

Dari lima gol milik UEA, tiga di antaranya merupakan hat-trick milik Ali Mabkhout yang seluruhnya diciptakan pada babak kedua, 51', 63' (p) dan 72', ke gawang yang dijaga oleh Wawan Hendrawan.

Kekalahan timnas Indonesia kali ini tentu jauh dari harapan skuad Garuda.

Terlebih, hasil ini sekaligus menyebabkan Indonesia masih berada di dasar klasemen Grup G Piala Dunia 2022 zona Asia.

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, pun mengevaluasi penampilan timnas Indonesia.

Menurutnya, para anak-anak didiknya sudah berusaha tampil semaksimal mungkin.

Pelatih asal Skotlandia itu juga mengakui bahwa UEA memang benar-benar menunjukkan kelasnya.

Sulit memang melawan tim bagus yang sudah memiliki persiapan matang dengan kondisi yang baik, tapi kami sudah berusaha. Pemain sudah memberikan segalanya di lapangan," ujar Simon, dikutip SportFEAT.com dari laman resmi PSSI.

"Meski kondisi pemain tidak 100%. Karena kami harus mempersiapkan tim sebaik mungkin dalam waktu cukup singkat,"

"Tapi tadi mereka tunjukkan segala daya dan upaya serta usaha mereka dengan permainan pantang menyerah. Situasi yang sama kami alami di dua pertandingan sebelumnya," imbuhnya.

Timnas Indonesia sebenarnya mampu menahan imbang UEA pada babak pertama menjelang turun minum.

Akan tetapi, dari situlah perlawanan UEA yang sesungguhnya mulai kentara, yang diawali dengan gol milik Khalil Ibrahim di menit ke-41 hingga gol terakhir dari Tareq Ahmed (90'+3).

Simon McMenemy sendiri menyebut bahwa timnas Indonesia sebenarnya memiliki beberapa peluang emas untuk mencetak gol.

Akan tetapi, kesempatan tersebut sirna setelah kecolongan pada menjelang akhir babak pertama.

Situasi ini disebut Simon sebagai kondisi yang nyaris sama saat timnas Indonesia melawan Malaysia dan Thailand sebelumnya.

Kami memiliki banyak peluang di babak pertama, setidaknya selama beberapa menit jelang turun minum, namun lawan dapat mencetak gol lebih dahulu,"

"Babak kedua semakin sulit dan jauh dari perkiraan kami. Harus kemasukan empat gol lagi. Situasi berubah. Namun demikian, saya tetap salut dan memberikan apresiasi kepada para pemain yang sudah memberikan segalanya di laga ini," tukasnya.

Seusai bertandang ke Dubai, timnas Indonesia bakal kembali ke Tanah Air guna mempersiapkan laga berikutnya melawan Vietnam.

Meski langkah semakin berat, Simon tetap berusaha memotivasi Hansamu Yama dan kolega agar mampu bangkit.

“Saya harus tetap memotivasi mereka agar bisa bangkit di laga selanjutnya, melawan Vietnam," kata dia.

Timnas Indonesia bakal melakoni laga Grup G berikutnya pada kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dihelat di Stadion I Wayan Dipta, Bali, pada Selasa (15/10/2019) mendatang.

SUMBER : sportfeat.bolasport.com

Thursday, September 26, 2019

Arsene Wenger Kasih Kode Minat Melatih Manchester United


Eks-pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menunjukkan ketertarikannya untuk menangani Manchester United.

Arsenal di era Arsene Wenger merupakan rival utama Manchester United di kompetisi Liga Inggris pada akhir 1990 dan awal tahun millenium.

Arsene Wenger pun tercatat sebagai pelatih yang setia dan loyal pada satu klub selain Sir Alex Ferguson dengan Manchester United-nya.

Pada musim 2019-2020 desas-desus mengenai kursi pelatih Manchester United yang diisi oleh Ole Gunnar Solskjaer mulai ramai diperdebatkan.

Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi pelatih keempat di Manchester United sejak Sir Alex Ferguson pensiun, dinilai inkonsisten.

Menyeruaknya kabar mengenai kursi pelatih Manchester United rupanya sampai ke telinga Arsene Wenger.

Pria asal Perancis itu menyebut pelatih tim Setan Merah adalah pekerjaan impian semua pelatih di dunia.

"Manchester United adalah pekerjaan impian setiap pelatih," kata Wenger dilanisir BolaSport.com dari BeIn Sports.

Baca Juga: Winger Muda Real Madrid Ogah Dibandingan dengan Legenda Klub Asal Brasil

"Mereka membutuhkan setidaknya empat pemain lagi, tetapi saya melihat komposisi skuat saat ini mampu sebagai penantang gelar."

Mereka tidak seburuk yang orang-orang pikirkan," ucap Wenger.

Wenger bahkan mengisyaratkan bahwa ia memiliki apa yang dibutuhkan oleh Man United.

"Seperti yang saya katakan, Man United adalah pekerjaan impian untuk pelatih mana pun," sambung Wenger.

Saya memiliki kepercayaan diri, memiliki keberanian... dan Anda benar, saya memiliki ide," ujar Wenger menambahkan.

Pria berusia 69 tahun telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih hebat di Liga Inggris ketika masih membesut The Gunners.

Tiga gelar Liga Inggris dan tujuh trofi Piala FA menjadi bukti sahih Wenger menukangi Arsenal selama 22 tahun.

Ia pun tercatat sukses membawa Arsenal meraih gelar Liga Inggris pada musim 2003-2004 yang terkenal dengan 'Invicibles'.

Saat ini Wenger masih bestatus pengangguran setelah mundur dari jabatannya dari kursi pelatih Arsenal pada 2018 lalu.

Deretan Rekor Buruk Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United membukukan sejumlah catatan negatif bersama pelatih Ole Gunnar Solskjaer selepas kekalahan dari West Ham United.

Manchester United pulang dengan kekalahan 0-2 dari kandang West Ham United, London Stadium, dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/9/2019).

Gol-gol yang bersarang ke gawang David de Gea berasal dari lesakan Andriy Yarmolenko dan Aaron Cresswell.

Akibat kekalahan ini, Man United hanya menempati peringkat kedelapan di klasemen sementara dengan raihan 8 poin saja.

Segunduk rekor buruk pun dimunculkan kembali terkait kinerja Man United bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Apa saja hal negatif yang dimaksud? Berikut ini 4 buah rekor di antaranya seperti dilansir BolaSport.com.

1. Menang 2 kali dari 11 partai terakhir di liga

Rapor Manchester United dalam 6 pertandingan Liga Inggris musim ini adalah mencatat kemenangan, imbang, dan kalah sama banyak: 2 kali.

Hanya dua kemenangan itulah yang mewarnai kiprah Setan Merah dalam 11 partai terakhir di Premier League.

Selain menekuk Chelsea 4-0 pada pekan pembuka musim ini, Man United menekuk Leicester 1-0 di pekan kelima.

Kalau menghitung sisa pertandingan musim lalu, kemenangan terakhir Setan Merah sebelumnya lahir atas tim yang baru saja mengalahkan mereka, West Ham United, pada 13 April 2019.
Selebihnya? Paul Pogba cs mengalami 5 kekalahan dan 4 skor seri.

2. Tanpa kemenangan 7 kali beruntun di partai tandang

Kekalahan di West Ham meneruskan catatan buruk Man United soal penampilan di luar kandang.

Kini Setan Merah berada dalam streak 7 partai tanpa kemenangan di partai away Premier League.

Rekor itu merupakan yang terburuk dalam sejarah kiprah tandang klub.

Kali terakhir Man United menang di markas lawan di Liga Inggris adalah saat sowan ke Crystal Palace, 27 Februari 2019.

Setelah menang di sana dengan skor 3-1, United melalui 7 partai away dengan 3 skor imbang dan 4 kali kalah.

3. Hanya sekali cetak lebih dari satu gol dalam 13 partai


Minimnya produktivitas Man United belakangan tak luput dari sorotan.

Dalam 13 partai terakhir di berbagai ajang kompetitif, Setan Merah hanya sekali mampu mencetak satu gol lebih di sebuah pertandingan.

Kesempatan tunggal itu terjadi pada pekan pembuka Liga Inggris musim ini kontra Chelsea (4-0).

Sisanya, Man United maksimal hanya sanggup menceploskan satu gol atau tak mampu sekali pun menjebol gawang musuh dalam sebuah laga.

4. Hanya sepertiga Manchester City


Risiko ketumpulan lini depan berimbas pada minimnya jumlah gol yang dipunyai Manchester United.

Di Liga Inggris musim ini, Marcus Rashford cs baru mencetak 8 gol dalam 6 pertandingan.

Jumlah itu hanya mencakup sepertiga dari total koleksi rival sekota mereka, Manchester City, yang menyarangkan 24 gol sejauh ini.

Sumber : www.tribunnews.com

Sunday, September 22, 2019

Hasil Pertandingan West Ham vs Manchester United: Skor 2-0


 Manchester United lagi-lagi menelan hasil negatif setelah dikalahkan West Ham dua gol tanpa balas dalam lanjutan Premier League 2019-20 di London Stadium, Minggu (22/9/2019).

Dua gol kemenangan West Ham masing-masing dicetak Andriy Yarmolenko di babak pertama serta Aaron Cresswell di paruh kedua pertandingan.

Berkat kemenangan ini, West Ham berhak naik ke peringkat empat klasemen dengan perolehan poin 11, sedangkan Manchester United turun ke posisi delapan klasemen dengan poin 8.

Jalannya Pertandingan
Bertindak sebagai tuan rumah, West Ham mencoba langsung mengambil inisiatif serangan pada awal babak pertama. Namun belum ada peluang berbahaya yang bisa dihasilkan tuan rumah.

Setelah beberapa peluang gagal, West Ham akhirnya memimpin berkat gol yang dicetak Yarmolenko pada menit ke-44. Menerima assist Felipe Anderson, pemain asal Ukraina itu melepas tembakan kaki kiri yang tak bisa dijangkau David de Gea.

Kembali dari kamar ganti, Manchester United mencoba lebih berani keluar menyerang. Ole Gunnar Solskjaer pun memasukkan Jesse Lingard untuk menambah daya gedor timnya.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Manchester United justru makin jauh tertinggal setelah eksekusi tendangan bebas cantik Cresswell pada menit ke-84 tak bisa dihentikan De Gea.

United pun mencoba mengejar ketinggalan. Namun tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa laga. Skor 2-0 untuk kemenangan West Ham pun menjadi hasil akhir laga ini.

sumber : www.bola.net

Saturday, September 21, 2019


BOLASPORT.COM - AC Milan harus rela kalah dari rival sekota Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina di Liga Italia.

AC Milan harus rela ditekuk Inter dengan skor 0-2 pada laga giornata keempat Liga Italia, Minggu (22/9/2019)

Pada laga bertajuk Derby della Madoninna ini, AC Milan sebenarnya bertindak sebagai tuan rumah di Stadion San Siro.

Artinya, pendukung AC Milan yang hadir dan mendapatkan jatah tiket lebih banyak.

Pendukung AC Milan pada laga ini membuat sebuah koreografi jelang laga bergulir.

Ada beberapa maksud dari gambar dan tulisan yang dibentangkan oleh fan tersebut.

Tulisan "Al Diavolo La Fede" di bawah gambar bisa diartikan "Kami percaya pada setan" dalam Bahasa Indonesia.

Sedangkan gambar yang ada juga memiliki arti tersendiri.

Kata-kata tersebut merujuk pada julukan AC Milan, Il Diavolo, yang berarti setan.

Di Italia, AC Milan memang kerap dipanggil dengan sebutan tersebut atau sebutan Setan Merah.

Soal gambar, artinya lebih dalam lagi.

Gambar tersebut menunjukkan St Ambrose sedang menginjak ular berwarna hitam dan biru.

St. Ambrose adalah Uskup Agung Milan yang bisa dikatakan paling terkenal.

Ambrose pernah jadi sosok yang sangat berpengaruh pada abad ke-4. Ia adalah Gubernur Kerajaan Romawi untuk Liguria dan Emilia yang berpusat di Kota Milan.

Karena kepopulerannya tersebut, ia diangkat menjadi Uskup Agung Milan pada tahun 374.

Ambrose punya banyak tulisan di bidang teologi dan doktrin serta jadi patron saint atau pelindung Kota Milan.

Di gambar tersebut, ia digambarkan menginjak ular hitam biru yang merupakan representasi dari Inter Milan.

Hal ini merujuk pada julukan Inter, Il Biscione, yang merupakan ular simbol Kota Milan.

Biscione muncul sebagai lambang Kota Milan mulai abad ke-13.

Meski sudah memberikan koreo terbaik mereka, AC Milan nyatanya harus tetap kalah.

Gol dari Marcelo Brozovic dan Romelu Lukaku sudah cukup untuk membungkam tuan rumah.

AC Milan kini baru menang dua kali dalam empat laga awal Liga Italia.

SUMBER : www.bolasport.com

Wednesday, September 4, 2019

Fans Timnas Malaysia Siap Bungkam Lautan Suporter Indonesia di Stadion GBK



SUPERBALL.ID - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, siap menjadi saksi sejarah Timnas Indonesia di pentas sepak bola dunia.

Timnas Indonesia menjamu Timnas Malaysia di stadion terbesar dan termegah Tanah Air itu dalam laga perdana Grup G Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia (AFC), Kamis (5/9/2019) pukul 19.30 WIB.

Bertanding di depan para pendukung sendiri di GBK adalah kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk meraih kemenangan.

Namun, fans Malaysia yakin timnasnya lebih layak menang, meski bermain di GBK.

Malaysia kini merasa lebih siap setelah gagal di final Piala AFF 2018.

Skuat besutan pelatih Tan Cheng Hoe itu optimistis merebut satu tiket Piala Dunia 2022 sekaligus Piala Asia 2023.

Jika lolos ke putaran ketiga nanti, Malaysia memang berhak mendapatkan tiket Piala Asia 2023 di China.

Sebagaimana dikutip SuperBall.id dari Berita Harian Malaysia, Rabu (4/9/2019), Harimau Malaya merasa lebih layak lolos dibanding 3 tim lain Asia Tenggara di Grup G, yakni Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Malaysia sudah sering bertemu 3 tim Asia Tenggara itu.

Tantangan terberat dinilai akan datang dari Uni Emirat Arab.

Fans Malaysia percaya, skuat Harimau Malaysia di bawah kendali Tan Cheng Hoe kini lebih baik.

Fans Malaysia juga sadar bahwa timnasnya akan bermain di stadion keramat bangsa Indonesia, Stadion Utama GBK.

Namun, mereka yakin, seyakin para pemain Timnas Malaysia, bahwa kekeramatan stadion itu tak bertuah lagi.

Walaupun bakal beraksi di stadion keramat, Stadion GBK, tak ada yang perlu ditakutkan," kata Mohamad Asyraaf dalam tulisan khususnya di Berita Harian Malaysia.

"Sebab sejarah pernah mencatat kira-kira 100.000 pendukung setia Sang Garuda menangis ketika Malaysia menjuarai Piala AFF dan meraih medali emas SEA Games di stadion itu," imbuh Mohamad Asyraaf.

Pada final leg pertama Piala AFF 2010 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia menang 3-0 atas Indonesia.

Kemudian, pada final leg kedua Piala AFF 2010 di Stadion Utama GBK, Indonesia menang 2-1 atas Malaysia.

Akibatnya, Indonesia kalah agregat 2-4 dan Malaysia menjuarai Piala AFF untuk pertama kali.

Kegagalan itu memang membuat sekitar 88.000 suporter Timnas Indonesia kecewa, sebagian menangis.

Padahal, dalam fase penyisihan Grup A, Timnas Indonesia mencukur Malaysia 5-1 di GBK.

Sedangkan SEA Games yang disebut Mohamad Asyraaf adalah peristiwa tahun 2011 kala Indonesia menjadi tuan rumah.

Pada fase penyisihan Grup A, Timnas Indonesia menyerah 0-1 kepada Malaysia di GBK tanggal 17 November 2011.

Meski begitu, Indonesia tetap lolos hingga ke final berkat kemenangan atas tim-tim lain.

Dalam partai final di GBK, 21 November 2011, Malaysia berhasil menahan Timnas Indonesia 1-1 hingga memaksakan perpanjangan waktu.

Timnas Indonesia yang kala itu dilatih Rahmad Darmawan unggul lebih dulu melalui gol Gunawan Dwi Cahyo.

Malaysia mampu membalasnya pada menit ke-35 melalui gol Asraruddin Putra Omar.

Dalam perpanjangan waktu, tak ada gol tambahan, sehingga ditentukan melalui adu penalti.

Malaysia menang adu penalti 4-3 dan meraih medali emas cabang sepak bola SEA Games 2011.

Ada 2 pemain dalam skuat final itu yang kini masih dipakai oleh Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia.

sumber : www.superball.bolasport.com

Saturday, August 31, 2019

Efisiensi Daniel James, 3 Gol dengan 3 Tembakan Tepat Sasaran



Pemain anyar Manchester United, Daniel James, mengawali musim dengan ketajaman luar biasa.

Daniel James mengawali perjalanan karier bersama Manchester United dengan cemerlang.

Dalam tiga laga awal, James mencetak dua gol: kontra Chelsea dan Crystal Palace.

Tak berhenti di situ, pemain berusia 21 tahun tersebut kembali mencetak gol dalam laga keempatnya.

Laga pekan keempat, Manchester United bertandang ke markas Southampton dan James kembali menunjukkan ketajamannya.

Ia mencetak gol melalui tendangan keras kaki kanan pada menit ke-10.

Ini merupakan gol ketiganya dalam empat laga. Uniknya, gol ini menunjukkan betapa efisiennya tendangan tepat ke arah gawang milik James.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi Liga Inggris, James mencetak tiga gol dengan hanya tiga tembakan tepat ke arah gawang (shots on target).

Tiga gol dalam empat laga merupakan catatan jauh lebih baik dari musim lalu.

James tercatat hanya mencetak tiga gol dalam 22 laga terakhirnya bersama Swansea City di Divisi Championship alias kasta kedua Liga Inggris.

Total, bersama Swansea ia mencetak enam gol saja dalam 39 laga.

Daniel James merupakan produk asli akademi pemain muda Swansea City.

Ia sudah masuk di tim senior pada 2016 saat usianya 19 tahun meski baru bermain pada awal 2018.

James kemudian dibeli Man United dengan mahar mencapai 15 juta poundsterling pada musim panas ini.

Laga kontra Southampton merupakan kesempatan kedua James menjadi starter di Man United setelah pekan lalu kontra Crystal Palace.

Kontra Southampton, Man United hanya bisa bermain imbang 1-1.

Sumber : www.bolasport.com

KPK Akan Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Sofyan Basir

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan kasasi atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang memvonis ...