Chat with us, powered by LiveChat

Tuesday, October 15, 2019

Diarak, Panggung Hiburan hingga Nobar, Berikut Bocoran 5 Acara Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf



- Pelantikan Joko Widodo dan Kiai Haji Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 akan segera digelar pada Minggu (20/10/2019) mendatang.

Sejumlah persiapan untuk perayaan pelantikan tersebut mulai dibocorkan oleh panitia penyelanggara acara yang diberi tajuk Syukuran Inagurasi Presiden-Wakil Presiden 2019-2024.

Apa saja acara yang akan ditampilkan dalam perayaan pelantikan tersebut?

1. Diarak Usai Dilantik

Usai dilantik di Gedung DPR/MPR, Jokowi dan Maruf Amin akan diarak dari Patung Kuda ke Istana Merdeka.

Ketua Pelaksana Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 Andi Gani Nena Wea menjelaskan, Jokowi dan Maruf Amin dengan didampingi istri masing-masing, yakni Iriana Jokowi dan Wuri Estu Handayani akan diarak setelah pelantikan selesai.

"Pelantikan Presiden akan diadakan jam 14.00 WIB. Kemungkinan besar akan makan waktu sampai jam 16.00 WIB. Setelah itu, Presiden dan Wakil Presiden gerak ke Istana Merdeka dengan ibu negara," kata Andi dalam konferensi pers Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Rencananya, Jokowi-Maruf akan diarak dari kawasan Patung Kuda di Jalan M.H. Thamrin hingga ke Istana Merdeka.

Andi menjelaskan, sebelum kedatangan Jokowi-Maruf, panitia telah menyiapkan acara gelar budaya yang digelar di sekitar lokasi arak-arakan tersebut sejak pukul 12.30 WIB.

2. Enam Panggung Hiburan, Kuliner Gratis dan Nobar Pelantikan

Andi mengatakan, meskipun tak terkesan hura-hura, akan tetapi, panitia menyiapkan enam panggung budaya yang akan menampilkan seluruh budaya Indonesia dari 34 provinsi.

Keenam panggung tersebut akan berada di sepanjang Patung Kuda hingga Istana Merdeka. Di sepanjang area tersebut, akan digelar parade budaya mulai pukul 12.00 WIB
Area kuliner nusantara gratis juga akan disediakan di sepanjang lokasi parade.

Panitia bahkan tidak menyewa katering untuk menyediakan berbagai kuliner tersebut.

Kuliner nusantara untuk massa yang datang dan memastikan gratis," kata dia.

Beberapa kuliner nusantara yang akan disediakan antara lain nasi goreng, bakso, ketoprak, sekoteng, dan lainnya.

"Kalau ditanya gratis, ya, gratis. Karena makanannya juga nasi goreng yang Rp 12.000, nanti bisa dilihat tidak ada katering apapun," ujar Andi.

Tidak hanya itu, di sekitar Istana Merdeka panitia juga menyiapkan lima layar raksasa untuk nonton bareng pelantikan Jokowi-Maruf.

Kelima layar raksasa tersebut sengaja disiapkan agar masyarakat bisa menyaksikan pelantikan secara langsung.

"Ada lima layar raksasa di sekitar Istana Merdeka agar masyarakat bisa lihat live pelantikan presiden," kata Andi.

Andi mengatakan, nonton bareng pelantikan Presiden dan Wakil Presiden itu dilaksanakan di tengah-tengah parade budaya.

Parade budaya itu sendiri akan digelar dalam rangka menunggu kedatangan Jokowi-Maruf Amin setelah dilantik di Gedung DPR/MPR untuk diarak ke Istana Merdeka.

"Jam 13.10 WIB seluruh kegiatan kami hentikan untuk menonton bersama prosesi pelantikan presiden dan wapres," kata dia.

Setelah pelantikan selesai, maka panggung-panggung hiburan dan gelar budaya akan dilanjutkan kembali sembari menunggu Jokowi-Maruf tiba di Istana Merdeka.

3. Pidato Pertama Presiden Periode 2019-2024

Setelah tiba di Istana Merdeka pasca diarak, Jokowi rencananya akan menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya sebagai Presiden periode 2019-2024.

"Direncanakan, ada panggung di Istana Merdeka dan Jokowi akan pidato selama 10 menit. Walaupun tidak terlalu panjang, tapi itu yang pertama sebagai Presiden terlantik," ujar Ketua Pengarah Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 Budi Arie Setiadi.

Di wilayah Istana Merdeka juga disiapkan panggung khusus untuk lokasi Jokowi berpidato dihadapan masyarakat yang hadir di sana.

4. Syukuran di Kota Lain

Selain di Jakarta, tiga kota lainnya juga akan menggelar parade yang sama.

Antara lain di Yogyakarta pada 19 Oktober 2019 serta di Surabaya dan Kuningan pada 20 Oktober 2019 pagi.

Andi Gani mengatakan, acara di kota-kota tersebut merupakan rangkaian awal perayaan syukuran pelantikan Jokowi-Maruf sebelum pelaksanaan di Jakarta.

"Pada 19 Oktober di Yogyakarta akan digelar paradr merah putih di Malioboro yang melibatkan puluhan ribu orang," kata dia.

Kegiatannya akan dimulai pada pukul 15.00 WIB yang diawali marching band dari Universitas Gajah Mada (UGM), dilanjutkan dengan Barisan Prajurit Keraton, dan komponen masyarakat lainnya dari lima wilayah Yogyakarta.

Masyarakat Yogyakarta yang mengikuti parade juga akan membawa gunungan sebagai bentuk syukur atas dilantiknya Jokowi dan Maruf Amin.

Kemudian keesokan harinya, yakni 20 Oktober 2019 parade juga akan digelar di Surabaya dan Kuningan.

Kegiatan parade di Kuningan dilakukan karena kota tersebut sebagai kota tempat dilaksanakannya Perjanjian Linggarjati mulai jam 08.00-10.00 WIB.

Selanjutnya di Surabaya juga digelar parade merah putih seperti di Jakarta, mulai pukul 07.30 WIB.

"Jadi temanya, dari Yogyakarta untuk Indonesia, Surabaya untuk Indonesia, dan Kuningan untuk Indonesia, serta menyusul daerah-daerah lainnya," kata dia.

Seluruh parade yang dilaksanakan di kota-kota tersebut, kata dia, merupakan gagasan dari komunitas milenial maupun tokoh wilayah setempat.

5. Syukuran, Bukan Hura-Hura

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 Handoko mengatakan, meskipun digelar sejumlah hiburan, tetapi tidak ada kesan hura-hura atau pesta pora didalamnya.

Hal tersebut untuk menghormati situasi dan kondisi yang terjadi di tanah air, salah satunya di Maluku dan Papua.

"Hari ini situasinya memang sedang banyak gempa di Maluku, Papua, sehingga acara ini kami hindarkan dari kesannya pesta hura-hura.

Acara ini ungkapan syukur maka tidak akan ada acara yang sifatnya hura-hura," kata Handoko.

Dia mengatakan, panitia acara menghindari pesta hura-hura dan lebih mengarahkan acara perayaan pelantikan untuk mensyukuri terpilihnya kembali Jokowi.

"Lebih pada prosesi mensyukuri dan merayakan dalam artian tidak ditafsirkan hura-hura atas pelantikan Jokowi-Maruf Amin," kata dia.

Rencananya, panitia perayaan syukuran pelantikan Jokowi-Maruf akan menyampaikan lebih detail lagi terkait acara tersebut pada Kamis (17/10/2019) nanti.

Sumber : www.tribunnews.com

No comments:

Post a Comment

KPK Akan Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Sofyan Basir

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengajukan kasasi atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang memvonis ...